Menyikapi Marah
cara
orang menyikapi marah berbeda beda, diantara sikap yang diambil oleh sebagian
orangadalah memendam marah tersebut untuk sementara, ada sebagian orang
berfikirdengan memendam marah bisa mengunci marah tersebut agar tidak meledak.tindakan
itu mungkin membantu pada saat tertentu,namun Charlotte Sanborn, Ph.D.,
dariDartmouth College, berpendapat jika kita memendam marah untuk meredakannya
hal itu tidak
bermanfaat
untuk masa depan. karena tindakan itu cuma menunda ekspresi marah. pada
akhirnyamarah yang kita pendam itu akan mengarah pada penyakit yang berhubungan
dengan stess atauledakan amarah
"
gara gara marah kesehatan anda bisa terganggu " kalimat itu terus
teringiang di dalam kepala saya.
setelah
saya membaca beberapa artikel kesehatan tentang dampak marah bagi kesehatan.
apa
mungkin marah bisa ikut mempengaruhi kesehatan ? tentu saja.
Dr.
Elaine Eaker, pimpinan peneliti dan presiden Eaker Epidemiology Enterprises,
menuturkan
bahwa marah membantu percepatan pembentukan atrial fibrillation yang
berpengaruh
pada
percepatan denyut jantung. Atrial fibrillation dapat memicu timbulnya stroke
karena dua ruang
dalam
jantung menjadi kewalahan memompa darah keluar.Studi Eaker melibatkan tak
kurang 3.000
orang
beragam usia di Framingham, Massachusetts- Amerika Serikat.
penelitian
Dr Rosalind Wright dari Harvard School of Public Health di Boston,
Massachusetts, AS
kemarahan
dan permusuhan mengakibatkan penurunan fungsi paru-paru pada lelaki dewasa
Profesor
Edward Suarez dari Duke University di North Caroline , dalam jurnal Brain
Behaviour and
Immunity
yang diulas oleh Reuters Health edisi 30 Maret 2007 . mengatakan bahwa
Pria
yang bertemperamen buruk dan mengalami depresi mempunyai risiko penyakit
jantung,
diabetes,
atau hipertensi yang lebih tinggi. Namun, bila perilaku tersebut dapat mereka
perbaiki,
maka
risiko untuk terkena berbagai penyakit tersebut pun dapat dikurangi
Selama
kurun waktu 20 tahun, Prof. Suarez dan timnya melakukan pengujian terhadap 313
pria
veteran
perang Vietnam. Penelitian berakhir pada tahun 2002.
Bagaimana
dengan kaum hawa?
8
Menurut
Prof. Sandra P. Thomas, dosen ilmu keperawatan dari Universitas Tennesse di
Norkfils,
AS,
dan penulis buku Women and Anger, marah akan menjadi masalah bagi wanita bila sering
muncul
dan mengekspresikan marah tersebut dengan meledak-ledak akan beresiko terkena
penyakit
jantung.
disisi
lain marah itu juga sehat, terbukti dari. Hasil penelitian Institute for Mental Health Initiatives
mengungkapkan
bahwa marah bisa berarti sehat. Bahkan, lebih sehat ketimbang memendam
perasaan
jengkel.
penyaluran
emosi yang positif bisa dilakukan antara lain dengan melakukan rileksasi,
olah
raga , curhat dalam bentuk tertulis/bicara/menggambar, tertawa, berdoa.
berpikir
positif, atau anda memilih mengunjungi pusat konseling/terapi untuk mendapatkan
bimbingan.
salah
satu alternatif penyaluran marah secara positif adalah menjalani terapi marah
dengan
menggambar.
yang memadukan berbagai metode untuk menghapus kemarahan terpendam anda
di
masa lalu dan menanamkan nilai nilai kesabaran.
penting
sekali menyembuhkan "Luka marah" yang tinggal dalam diri kita Jika
kita tidak hapus
secara
keseluruhan, Sampah kemarahan akan terbawa terus, sampai akhirnya membusuk
dalam
hati kita selamanya.

No comments:
Post a Comment