Saturday, 18 May 2013

Menyikapi Marah



Menyikapi Marah
cara orang menyikapi marah berbeda beda, diantara sikap yang diambil oleh sebagian orangadalah memendam marah tersebut untuk sementara, ada sebagian orang berfikirdengan memendam marah bisa mengunci marah tersebut agar tidak meledak.tindakan itu mungkin membantu pada saat tertentu,namun Charlotte Sanborn, Ph.D., dariDartmouth College, berpendapat jika kita memendam marah untuk meredakannya hal itu tidak
bermanfaat untuk masa depan. karena tindakan itu cuma menunda ekspresi marah. pada akhirnyamarah yang kita pendam itu akan mengarah pada penyakit yang berhubungan dengan stess atauledakan amarah

Marah dan kesehatan
" gara gara marah kesehatan anda bisa terganggu " kalimat itu terus teringiang di dalam kepala saya.
setelah saya membaca beberapa artikel kesehatan tentang dampak marah bagi kesehatan.
apa mungkin marah bisa ikut mempengaruhi kesehatan ? tentu saja.
Dr. Elaine Eaker, pimpinan peneliti dan presiden Eaker Epidemiology Enterprises,
menuturkan bahwa marah membantu percepatan pembentukan atrial fibrillation yang berpengaruh
pada percepatan denyut jantung. Atrial fibrillation dapat memicu timbulnya stroke karena dua ruang
dalam jantung menjadi kewalahan memompa darah keluar.Studi Eaker melibatkan tak kurang 3.000
orang beragam usia di Framingham, Massachusetts- Amerika Serikat.
penelitian Dr Rosalind Wright dari Harvard School of Public Health di Boston, Massachusetts, AS
kemarahan dan permusuhan mengakibatkan penurunan fungsi paru-paru pada lelaki dewasa
Profesor Edward Suarez dari Duke University di North Caroline , dalam jurnal Brain Behaviour and
Immunity yang diulas oleh Reuters Health edisi 30 Maret 2007 . mengatakan bahwa
Pria yang bertemperamen buruk dan mengalami depresi mempunyai risiko penyakit jantung,
diabetes, atau hipertensi yang lebih tinggi. Namun, bila perilaku tersebut dapat mereka perbaiki,
maka risiko untuk terkena berbagai penyakit tersebut pun dapat dikurangi
Selama kurun waktu 20 tahun, Prof. Suarez dan timnya melakukan pengujian terhadap 313 pria
veteran perang Vietnam. Penelitian berakhir pada tahun 2002.
Bagaimana dengan kaum hawa?
8
Menurut Prof. Sandra P. Thomas, dosen ilmu keperawatan dari Universitas Tennesse di Norkfils,
AS, dan penulis buku Women and Anger, marah akan menjadi masalah bagi wanita bila sering
muncul dan mengekspresikan marah tersebut dengan meledak-ledak akan beresiko terkena
penyakit jantung.
disisi lain marah itu juga sehat, terbukti dari. Hasil penelitian Institute for Mental Health Initiatives
mengungkapkan bahwa marah bisa berarti sehat. Bahkan, lebih sehat ketimbang memendam
perasaan jengkel.
penyaluran emosi yang positif bisa dilakukan antara lain dengan melakukan rileksasi,
olah raga , curhat dalam bentuk tertulis/bicara/menggambar, tertawa, berdoa.
berpikir positif, atau anda memilih mengunjungi pusat konseling/terapi untuk mendapatkan
bimbingan.
salah satu alternatif penyaluran marah secara positif adalah menjalani terapi marah dengan
menggambar. yang memadukan berbagai metode untuk menghapus kemarahan terpendam anda
di masa lalu dan menanamkan nilai nilai kesabaran.
penting sekali menyembuhkan "Luka marah" yang tinggal dalam diri kita Jika kita tidak hapus
secara keseluruhan, Sampah kemarahan akan terbawa terus, sampai akhirnya membusuk dalam
hati kita selamanya.

No comments:

Post a Comment